Utsman-bin-Affan

Utsman bin Affan RA

Posted on

Khalifah ke-3 setelah sepeninggalnya nabi, adalah seorang sahabat yang ikut berjuang membela perjuangan islam dalam bidang Harta, baik Membiayai perang, Pembuatan Senjata, bahwkan beliau termasuk salah satu sahabat yang menjadi Menantu Baginda Nabi Muhammad SAW, Beliau ini juga yang menghabiskan Harta untuk berjihat dijalan allah SWT, termasuk membiayai Pembuatan atau pembukuan Kitab Suci Al-Qur’an, Dia adalah Sayyidina Utsman Bin ‘Affan RA.

Biografi Utsman Bin ‘Affan RA

Utsman-bin-Affan-BBiografi2

Utsman bin affan dilahirkan di Makkah pada 17 juni 656 M atau 12 dzulhijah, belaiu diberi gelar Dzun Nurrain artinya : Pemilik dua Cahaya, Dia diberikan gelar itu karena dia berturut turut menikahi Putri Rasullah, Setelah Meninggalnya Ruqayyah akhirnya Utsman di nikahkan Lagi Dengan Anaknya nabi yang lain yaitu Ummu Kultsum binti Muhammad SAW.

‘Utsman bin Affan menurapakan anak dari keluarga kaya dari bani Umayyah, ayahnya bernama Affan bin Abi al-‘AS dan ibunya bernama Arwa binti Kurayz dari Kota Abdshams, ayah dan ibunya keduanya dari keluarga kaya dan sangat terpandang.

dalam sejarah, beliau juga termasuk orang yang cerdas dan pandai beliau juga termasuk yang pandai membaca dan menulis dikota mekkah, affan meninggal muda sehingga harta yang berlimpah itu diwariskan kepada putranya yaitu utsman Bin Affan, dia salah satu orang terkaya di kaum Quraisy.

Baca Juga : Abu Bakar Ash-Shiddiq RA

Dimasa Nabi Muhammad SAW

Selain Cerdas, Beliau juga terkenal sebagai pedagang yang kaya raya dan sangat handal dalam bidang Ekonomi, dan juga terkenal akan kedermawanannya. Beliau lahir pada tahun 574 Masehi, dan beliau ini masuk islam pada awal awal perkembangan islam, ia diajak oleh seorang sahabat yaitu Sayyina Abu Bakar RA.

Rosullah SAW, Menggambarkan bahwa Umar bin affan sebagai pribadi yang paling jujur dan paling rendah hati diantara kaum Muslimin kala itu,

Utsman-bin-Affan-hadit

ketika perang Ghatfahan dan Perang Dzatirriqa berlangsung pada saat itu Baginda Nabi sedang Memimpin Perang, Sayyidina Utsman dipercaya untuk sementara menjabat Sebagai Walikota Madinah.

Pada Saat Perang Tabuk, Sayyidina Utsman bin affan menyumbangkan 70 ekor kuda, 950 ekor unta, dan masih ditambah lagi 1000 dirham untuk perang tabuk, nilainya sama dengan 1/3 biaya perang tersebut, dan masih banyak lagi kedermawanan beliau, seperti membeli sumur pada suku ghifar seharga 35000 dirham, sumurnya diwakafkan untuk rakyat umum,

pada saat pemerintahan Khalifah Abu bakar ash-siddiq RA beliau juga pernah menyumbangkan Gandum yang di angkut menggunakan 1000 ekor unta untuk kepenting masyarakat Miskin.

Pada saat umat muslim tertekan oleh kaum Quraisy, Baginda Nabi Menyerukan kepada umat muslim untuk hijrah ke Habbasyiah, akhirnya Sayyidina Utsman bin Affan dan Ruqayyah RA istrinya ikut hijrah kehabbasyiah sampai tekanan Kaum Quraisy itu reda, Setelah ancaman itu sudah reda maka beliau kembali makkah. Tak lama tinggal dikota mekkah, Sayyidina Utsman bin Affan mengikuti Baginda Nabi Muhammad SAW Hijrah ke Kota Madinah.

ketika baru sampai dikota madinah, Sayyidina Utsman bin Affan dan Ruqayyah tinggal bersama Abu Talha bin tsabit untuk sementara, sebelum pindah kerumah yang dibelinya. Sayyidina Utsman bin Affan adalah salah seorang yang terkaya di kota Makkah, jadi tanpa harus meminta bantuan dari saudara saudaranya dari kaum anshor untuk masalah perekonomian.

sebagian besar dari masyarakat madinah adalah petani dan sangat sedikit yang minat dalam berdagang, dan orang orang yahudi sebagian besar telah melakukan perdagangan, Sayyidina Utsman menyadari bahwa ada peluang besar untuk memasarkan barang dagangannya kepada umat muslim di madinah dan segera menetapkan bisnisnya di madinah. dengan keuletan dan kejujuran yang ia miliki, bisnisnya sangat maju dan berkembang pesat dan akhirnya membuat dia salah satu orang terkaya di madinah.

Ketika Sayyidina Ali Menikahi Siti Fatimah Az-Zahra RA putri baginda Nabi, Sayyidina Utsman bin Affan RA Membeli Tameng Perang Sayyidina Ali Seharga 500.000 Dirham, 400.000 Disisihkan Sayyidina Ali sebagai mahar pernikahan siti fatimah az-zahra dan yang 100.000 untuk kebutuhannya yang lain, Kemudinan Sayyidina Utsman Memberikan Hadiah Sebuah Baju Besi Kepada Sayyidina Ali sebagai Hadiah Penikahan dengan Siti Fatimah yang tidak lain adalah Adik Kandung dari Istri Utsman Sendi, ( Siti Fatimah binti Muhammad Adalah Adik Ruqayyah Binti Muhammad SAW)

Baca Juga  : Kisah Fatimah Az Zahra

Khalifah Utsman Bin Affan (644–656)

Utsman-bin-Affan-pasar

Utsman adalah seorang Pengusaha yang sangat cerdas untuk meningkatkan Ekonomi kaum muslimin, pada masa khalifahan sebelumnya, yaitu khalifah umar beliau telah menetapkan tunjangan buat orang orang dan dengan asumsi kantor, pada masa khalifah utsman ini dapat ditinggkatkan 25%, banyak kebijakan Sayyidina Umar yang dicabut, Seperti : Jual beli tanah lahan pertanian dilarang pada masa Umar tetapi dimasa utsman Di perbolehkan karna untuk menunjang Meningkatkan Usaha dan perkembangan Ekonomi.

Pada Kekhalifahan Utsman, Pertumbuhan Ekonomi Umat sangat maju pesat, Tingkat perdangan sangat maju, PErtanian sangat Maju, Khususnya di bidang ekomoni, pada masa ini sangat meningkat dengan signifikan.

Sayyidina Utsman bin affan juga khalifah yang memperluas Masjidil Haram makkah dan masjid Nabawi di madinah, itu dikarenakan semakin meningkatnya jumlah umat islam yang menjalankan ibadah haji dan umroh dan beliau juga yang mencetuskan untuk membuat Laskar atau polisi keamanan masyarakat.

pada masa ke khalifahannya, beliau juga membuat bangunan khusus untuk mahkamah dan untuk mengadili perkara perkara yang terjadi, Beliau juga menaklukkan beberapa daerah kecil di daerah perbatasan seperti, Syaria, persia, khurasan, afrika utara, siprus, palestina, dan rodhes.

jasa jasa beliau yang masih bisa umat muslim nikmati adalah kebijakan beliau untuk mengumpulkan Al-Quran dalam satu mushaf.

Baca Juga :Umar bin Abdul Aziz RA

Ekspansi militer dan pemberontakan

Selama Pemerintahan Utsman Bin Affan, Gaya meliternya lebih bersifat Otonom karena beliau begitu banyak memberikan wewenang militer kepada orang kepercayaannya, seperti Muawiyah, Muawiyah di tunjuk sebagai Guburnur Suriah pada masa Khalifah Umar, Pada saat pemerintahan Utsman dia diberi wewenang untuk mendirikan dan membuat angkatan Laut. Hal ini mengakibatkan kekalahan Angkatan Laut Byzantium pada pertempuran di tahun 655

pada masa khalifah Utsman ini terjadi pemberotakan yang dilakukan oleh para guburnur yang pernah dipecat yang sudah termakan oleh fitnah orang orang yang ingin menghacurkan Kekahafihan Usmant bin affan, banyak hal yang dituntutkan oleh para pemberontak salah satunya dalah karena banyak kebijakan yang menurut mereka tidak adil, seperti pemilihan guburnur, dan kebijakan kebijakan yang lain yang tidak mereka setujui.

Dari mesir datanglah Pasukan yang sangat besar yaitu 1000 orang yang di kirim ke madinah, dengan isntruksi untuk membunuh sang khalifah utsman bin affan dan menggunlingkan pemerintahannya. entah beberapa lama-lama terjadi pengepungan, akhirnya pada 17 juni 656 Sayyidina Utsman Bin Affan Wafat karena terbunuh.

Akhinrya Ke-khalifahan di gantikan Oleh Ali Bin Abi thalib yang mewaris Segudang Masalah Sebelumnya, karena pemberontakan masih terjadi dimana mana, di daerah daerah kecil, akibat fitnah yang terlanjur menyebar yang dilakukan oleh para Makar dan yang membenci kekahalifahan, Kisah lengkapnya kami tulis Perjalanan Sang Khalifah, Ali Bin Abithalib

Baca Disini : Ali Bin Abi Thalib RA

Refrensi

Utsman-bin-Affan-refrensi