Sahabat Yang Tidak Dikenal

Sahabat Yang Tidak Dikenal

Posted on

Kisahsejarah.id, Banyak sahabat nabi yang belum kita ketahui tentang kisah perjuangnya. Maka dari itu pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Sahabat Yang Tidak Dikenal.

Sahabat Yang di jamin Masuk Surga

Surga merupakan tempat semua orang yang di inginkan.Ada suatu kisah sahabat nabi yang belum pernah sholat namun sudah di jamin penghuni surga dia adalah Amr bin Tsabit Al Waqasy .

Sahabat Nabi Amr bin Tsabit Al Waqasy merupakan sahabat nabi yang berasal dari kaum Bani Asyhal. Amr bin Tsabit Al Waqasy di kenal dengan sebutan Al Ushairin. Pada saat itu Amr bin Tsabit Al Waqasy belum beragama islam, walaupun pernah suatu ketika di ajak masuk islam taoi beliau menolak.

Pada suatu hari Amr bin Tsabit Al Waqasy bertanya kepada Nabi Muhammad SAW kemanakah kaumku? ” Mereka sedang menuju uhud untuk membela islam” Jawab Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga : Kisah Perang Nabi Muhammad SAW

Amr bin Tsabit Al Waqasy

Amr bin Tsabit Al Waqasy seketika merasa mantap untuk masuk islam. Sehingga beliau menyatakan keislamannya pada Nabi Muhamad SAW dan mengucap 2 kalimat sahadat.

Tak lama kemudian Amr bin Tsabit Al Waqasy menganti bajunya dengan baju perangnya. Dan dengan semangat menaiki kuda ke uhud menyusul kaumnya untuk membela islam. Kaumnya merasa kaget dan berkata “Pergilah engkau Amr bin Tsabit Al Waqasy dari kami”.

” Aku telah masuk islam dan beriman ” jawab Amr bin Tsabit Al Waqasy. Sehingga kaumnya mempersilahkan untuk bergabung dalam perang uhud. Dalam perangnya Amr bin Tsabit Al Waqasy membela islam dengan semangat dan gagah pemberan. Akan tetapi setlah peperangan terjadi seorang dari kaum Bani Asyhal mencari korban dari kaumnya.

Tidak di sangka orang itu menemukan Amr bin Tsabit Al Waqasy dalam keadaan terluka. Dan kemudian Amr bin Tsabit Al Waqasy di bawa ke keluarganya dengan keadaan penuh dengan luka.

Kemudian kaumnya bertanya kepada Amr bin Tsabit Al Waqasy ” Apa yang membuatmu ingin datang ke medan perang wahai Amr bin Tsabit Al Waqasy ” Aku datang ke medan perang itu karena aku ingin masuk islam” jawab Amr bin Tsabit Al Waqasy, ini salah satu sahabat yang tidak dikenal oleh orang banyak

Baca Juga : Kisah Sahabat Nabi yang Mengharukan

Aku beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Aku masuk islam, dan lalu aku mengambil pedangku . Kemudian aku maju bersama Rasulluh SAW dan aku berperang hingga aku terluka. Setalah itu tak lama kemudian Amr bin Tsabit Al Waqasy meninggal.

Kemudian salah seorang kaumnya menceritakan hal itu kepada Nabi Muhammad SAW dan beliau menjawab ” Sesungguhnya beliaulah termasuk penghuni surga”.

Sahabat Yang Melahirkan di Dalam Kubur

Apa yang terjadi di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin ketika Allah SWT berkehendak,pada masa Umar bin Khatab. Umar bin Khatab Umar bin Khatab sering berada di masjid ketika menunggu waku sholat tiba.

Pada suatu ketika umar melihat seorang yang berajalan berdua yang begitu mirip dan unik. Sehingga umar merasa tertarik dan ingin menemuinya karena begitu luar biasa ciptaan Allah SWT. Sehingga Umar pun ingin berbincang dengannya.

Salah satu sahabat Umar memanggil mereka dan mengajak untuk menemui Umar. Kemudian mereka saling bertemu dan Umarpun merasa kagum karena Allah SWT yang menciptakan mereka yang luar biasa.

Ketika umar mendekat sambil bertanya ” Apakah dia itu adikmu tuan”. kemudian orang itu menjawab ” Dia ini anakku, bukan adikku amir mukmin”. Umar merasa terkagum dengan semua yang dia lihat ” Subhanallah, dia ini anakmu” Ujar Umar.

Baca Juga :  Kisah Sahabat Nabi Untuk Anak

” Iya amir mukmin dia anakku”. Ketika kau mendengar kisah gimana anakku di lahirkan, maka kau akan bertambah kekagumanmu kepada Allah yang dengan kuasanya bisa melakukan ini semua amir mukmin”. Jawab Fullan.

” Mendengar perkataan si fulan, Umar menyuruh semua jamaah untuk masuk masjid untuk mendengar kisah Fulan yang akan menceritakan kelahiranya anaknya. Kemudian semua jamaah telah masuk masjid.

” Jadi ketika itu saya seorang pengantin baru, yang baru menikah. Akan tetapi tidak lama kemudian saya di utus untuk berjihad yang pada saat itu istri saya sedang mengandung anakku. Istriku sangat sedih karena di kehamilanya saya harus berjihad.

Sehingga ketika saya akan berangkat berjihad aku mengelus perut istriku sambik berkata” Ya Allah aku titipkan anakku kepadamu ya allah, engkau yang menjaga anakku ya Allah”. Kemudian saya berangkat berjihad.

Setelah 9 bulan kemudian aku mendapatkan kabar jikalau istriku meninggal dan di kuburkan di makan Baki. Mendengar hal itu aku merasa sedih dan terpukul dan akhirnya aku memutuskan untuk pulang. Kesedihanya tidak boleh berlarut larut.

Dan akhirnya aku memutuskan untuk berangkat berjihad kembali, Namun sebelum berjihad sayya pergi ke pemakan istriku. “Kapan istriku di makamkan”. tanyaku kepada saudaraku.

“Kemaren, istrimu di makamkan. Ujar jawabnya. Mendengar hal itu saya merasa aneh dengan kuburan istriku tanahnya masih basah seperti baru di makamkan. “Istriku seorang wanita yang sholihah dia taat kepadaku dan taat kepada perintah Allah, Tidak mungkin ini pertanda buruk” ujarku.

Baca juga : Salman Al Farisi

Kemudian aku meminta untuk menggali kuburan istriku dan aku melihat jasad istriku masih wutuh. Dan di bawah rahim ada seorang anak yang menangis.

Akhirnya aku ambil anakku dan aku kutup kembali kuburan istriku. Wahai amir mukmin jikalau aku titipkan istriku hanya kepadanya kemungkinan istriku akan masih hidup.

Sahabat yang Memimpikan Neraka

Di kisahkan ada sahabat nabi yang bernama Abdullah bin Umar ra yang pergi ke masjid Nabawi. Beliau merupakan seorang remaja yang yang sangat baik, beliau pergi ke masjid nabawi untuk membaca Al-Quran, kemudian seterlah membaca buku cuku lama Abdullah bin Umar ra merasa lelah.

Kemudian Abdullah bin Umar ra beristirahat dengan menyucikan diri dengan wudhu. Kemudian Abdullah bin Umar ra rebahan sambil terus berzikir mengingat Allah SWT. Kemudian di dalam tidurnya Abdullah bin Umar ra bermimpi.

Abdullah bin Umar ra bertemu dengan malaikat, kemudian Abdullah bin Umar ra di pegang tanganya dan di bawanya Abdullah bin Umar ra ke neraka. Abdullah bin Umar ra di dalam mimpinya ia melihat api yang menyala yang sangat besar dengan panas yang sangat luar biasa.

Abdullah bin Umar ra melihat orang -orang yang dia kenal di dalam api tersebut dengan panas api yang tiada tara panasnya. Melihat itu semua Abdullah bin Umar ra berdoa ” Ya allah aku berlindung kepadamu dari api siksaan api neraka”.

Baca Juga : Kitab Allah Yang Wajib Diketahui

Tak lama kemudian Abdullah bin Umar ra bertemu dengan malaikat lain . Dan kemudian malaikat itu menyampaikan bahwa Abdullah bin Umar ra belum terjaga dari api nekara.

Dan di pagi harinya Abdullah bin Umar ra mengingat mimpinya dan beliau menangis teringat akan mimpinya itu. Kemudaian Abdullah bin Umar ra pergi ke rumah Rasullah Saw. dan menceritakan mimpi yang semalam telah ia mimpikan.

Kemudaian Abdullah bin Umar ra menceritakan kepada istri Rasullah SAW yaitu Hafsah bin Umar yang kemudian di sampaikan oleh Rasullah SAW. Mendengar hal itu Rosullah bersabda “Sebaik-baik laki-laki ialah Abdullah bin Umar ra yang melakukan sholat malam”.

Kemudian Hafsah menyampaikan ke Abdullah bin Umar ra bahwa kau adalah sebaik-baiknya laki-laki ketika kau bangun untuk sholat malam”. Dalam mimpimu itu malaikat mengatkan bahwa kau belum terjkaga bukan, dari api neraka. Karena au belum mendirikan shalat tahajud stiap malam.

Baca Juga : Kisah Wanita Perisai Rosulullah SAW

Jangan kau sia-siakan waktu di sepertiga malam dimana Allah SWT memangil hambanya. Setelah kejadian itu Abdullah bin Umar ra merasakan kenikmatan sholat tahajud di malam hari. Betapa besar keutamaan sholat tahajud. ayo kita mengambil kisah dari sahabat yang tidak dikenal ini. semoga bermanfaat.