pedang naga puspa

Legenda Pedang Naga Puspa

Posted on

Legenda Pedang Naga Puspa ini adalah sebuah Kisah masa kerajaan Singosari yang rajanya sangat Congkak dan gumawa dan sering kali meremehkan lawan lawannya, Pada awalnya raja Singosari terkenal Arif dan Bijaksana, Karena Sudah Hanyut dalam kemewahan kesenangan kedaton kerajaan.

Kerajaan singo sari ini cikal bakal menjadi kerajaan majapahit setelah singosari di runtuhkan oleh pemberontakan kecil yang dipimpin oleh jayakatwang.

Di sebuah desa Hiduplah Seorang Empu Ranubaya murid dari Empu Gandring satu Perguruan Dengan empu Hanggreksa, Yang sudah Bertekad untuk tidak akan mengabdi kepada kerajaan Singosari, Terkait dengan Kutukan Keris MpuGandring.

Aryakamandanu adalah anak dari MpuHanggareksa, dan arya kamandanu belajar ilmu kanuragan atau pencak silat kepada Mpu Ranubaya, beliau mengajarkan Ilmu ilmu kesaktian kanduragan dan ilmu kebatinan, Diantaranya ilmu angin seribu.

Untuk pelengkap ilmu kanuragan Arya kamandanu, Empu Ranu baya mengajarkan Jurus Naga puspa, Setelah Selesai dari belajar ilmu naga puspa, empu ranubaya Membuat pedang Naga puspa Sebagai Pelengkap dari Jurus Pamungkas dari Ilmu Naga puspa.dan sebagai pelengkap Legenda Pedang Naga Puspa

Gambar Pedang Naga Puspa sudah Di buat, tetapi belum dibuat pedangnya, di karenakan Mpu Ranubaya Mendapat masalah dengan kerajaan singosari, Masalah tersebut karena hasutan dari ayah arya kamandanu yaitu umpu Hanggareksa.

Akhirnya Empu Ranubaya melarikan diri dari kerajaan Singosari, Setelah Di perjalan, Beliau Bertemu dengan Orang asing, yaitu orang Kerajaan Mongolia yang ada di daratan cina, dengan Politik dari empu ranubaya mengelabui Utusan mongolia tersebut dia menghina pedang orang asing itu,

agar supaya dia bisa ikut keluar dari kerajaan singosari, akhirnya pedang para utusan itu rontok karena di pukulkan ke batu. tetapi akhirnya empu ranubaya di minta untuk memperlihatkan keris buatannya, seketika itu mpu ranu baya mencabut kecis dan membuat candi kecil dari batu keras.

akhirnya para utusan itu percaya bahwa keris itu bagus dan sakti, dengan kelicikan para utusan itu, akhirnya mpu ranu baya di culik ketika beliau sedang tidur dengan cara di bius.

Akhirnya para utusan itu berangkat ke negeri cina untuk melaporkan pertemuan dan penghinaan raja singosari, empu ranu baya diculik dan ditahan sebagai tahanan kerajaan.

Baca Juga : Si Pitung dan Batu Kuwung

Negeri Seberang

sesampainya di kerajaan Mongolia yaitu di daratan cina, Raja Mongolia sepakat kepada empu ranubaya, jika ia bisa membuatkan pedang yang bisa mengalahkan pedang raja dalam waktu satu minggu maka empu akan di bebaskan, dan beliau di awasi oleh panglima perang yangbernama Panglima Cousin.

Siang dan Malam Empu ranubaya membuat pedang Naga Puspa di bantu oleh Sepang suami Istri adik seperguruan Jendral Coushin, yang bernama Mei Xin dan Law xin, mereka berdua setia membantu Empu Ranubaya yang sadang Membuat Pedang Naga puspa.

Jadi Pedang Naga Puspa Di buat Negeri China atau Dikerajaan Mongolia, Hari Kelima Pedang itu Sudah jadi lengkap dengan Kesaktian yang ada di dalammnya, Pedang Ini sangat Sakti, dia bisa mematahkan Pedang pedang dari daratan cina dengan mudah.

Pedang ini juga berukuran besar di banding dengan pedang biasa, panjang lebih dari 100 cm, dan mempunya kesaktian yang amat dahsyat, sehingga jika tenaga dalam orang yang memegangnya tidak kuat, maka tenaganya akan tersedot dan haus darah bagi siapa saja yang memegangnya.

Hari Kelima Pembuatan pedang sudah selesai dibuat, tetapi empu ranubaya di kelabui oleh pihak yang jahat untuk merebut pedang buatannya yang akan di serahkan ke raja pada esok hari.

Orang jahat itu adalah salah satu mentri yang ada di kerajaan dengan memanfaatkan kelengahan Jendral Coushin, Akhirnya Petikaian Tidak bisa di elakkan.

akhirnya dalam perlarian, mereka lari kekediaman rumah Lowsin yaitu suami Mei xin, Disana sudah ada guru Mei Xin, dan akhirnya penyergapan pun terjadi, singkat cerita pedang Itu di serahkan Kepada Lau xin dan Mei Xin dan empu ranubaya Bunuh Diri dengan pedang itu,

Kisah Gundala Sang Putra Petir

Guru Mei xin juga meninggal pada saat itu juga, Akhirnya atas perintah dari Jendral Coushin, Mei xin dan lauxin pergi menyebrangi lautan menuju pulau jawa untuk mencari kediaman atau tempat asal empu ranubaya.

Singkat Cerita dari beberapa lika liku kisah perjalanan mereka akhirnya mei xin dan suami bertemu dengan Arya Kamandanu Murid dari empu ranu baya.

Mereka Pernah di tolong oleh Arya kamandanu pada saat melawan Mpu bajil dan dewi sambi di hutan.

Akhirnya dalam pertempuran itu lau xin meninggal, dan menitipkan Pedang Naga Puspa Kepada Arya Kamandanu, dan Menitipkan Mei xin, Seiringnya waktu cobaan dan cobaan silih berganti, akhinya mereka saling jatuh cinta.

Pepatah jawa mengatakan Witing Tresni Jalalarn suko kulino, Tetapi Mei xin sempat kabur dari rumah karna malu kepada arya kamandanu yang terlalu baik, dalam pelarian itu, mei xin bertemu dengan Arya dwipangga kakak arya kamandanu.

Dengan akal liciknya arya dwipangga memberi obat tidur lalu menggahi mei xin, lalu mei xin hamil, dan itu di ketahui pihak keluarga empu hanggareksa, untuk menyelamatkan aib keluarga dan aib mei xin, akhinya arya kamandanu menikah Mei Xin, dan Setelah anak itu lahir di berinama Ayu Wandira.

Akhirnya Arya kamandanu menjadi Orang penting di kerajaan majapahit dan menikah dengan Sakauni (pendekar Tangan Seribu), Mesin Kembali Kepasuruan 1 Dan Menjadi Tabit Disana.

Nah itulah Sekelumit ringkasan Kisah Legenda Pedang Naga Puspa. kisah ini di angkat dalam dunia per film dengan judul Tutur Tinular episode pedang naga puspa.