Kerajaan Kediri

Kerajaan Kediri

Posted on

Kisahsejarah.id, Pada artikel kali ini kita akan coba membahas tentang sejarah kediri, Sebelum menjadi kerajaan kediri di kenal dengan nam panjalu, adalah sebuah kerajaan besar yang terdapat di jawa timu sekitar 1042-1222 M yang beribukotakan Kota Daha tepatnya terletak di Kota Kediri jawa Timur.

Sejarah Kerajaan Kediri

Pada saat sebelum raja Airlangga memimpin kerajaan Kediri, kerajaan ini terpecah menjadi 2 bagian yaiut Kerajaan Panjalu dan Kerajaan Kuripan, kuripan adalah ibokata dari janggala yang dulu pernah di tinggalkan oleh raja Airlangga

Pada Wilayah Kerajaan  Janggala ini meliputi dari daerah Malang, daerah Pasuruan, daerah Surabaya dan juga ter,asuk sungai Brantas atau lebih dikenal dengan nama (pelabuhan kota Rembang).

kerajaan Panjalu yang beribukota Daha wilayahnya kekuasaannya meliputi kota Madiun dan kota Kediri. Batas wilayah kejaan Panjalu dan dan kerajaan Janggala ini di kutip dalam sejarah prasasti MAHASUBYA (1289) yang Ditulis dalam sebuah kitab Negarakertagama (1365 M),

Peninggalan Kerajaan Kediri

banyak Sekali bukti peninggalan sejarah dari Kerajaan Kediri ini yang bisa kita bahas dan masih bisa kita lihat hingga sampai detik ini, baik itu yang berupa kitab sastra , candi, prasasti dan juga arca, Agar menambah wawasan kita untuk mengenal Peninggalan Sejarah Kerajaan ini kita akan mencoba bahas melalui 22 Candi Peninggal Kerajaan Kediri.

Baca Juga : Sejarah Lengkap R.A Kartini

1. Candi Tondowongso

Candi Tondowongso di temukan pada tahun 2007 yang di perkirakan arsitektur pembangunannya sekitar abad ke 9 yang terletak di desa gurah kecamatan kediri, pada saat perpindahan politik dari jawa tengah ke jawa timur. Candi Tondowongso ini di temukan didataran seluas kurang lebih 1 Hektar.

Pada tahun 1957, Di tempat yang sama juga Prof. Soekmono dan Beberapa Pengrajin Batu Lainnya, pernah menemukan Beberapa arca dan situs peninggalan Candi ini

2. Candi Panataran

dari lereng gunung kelud tepatnya diarah barat daya utara kota belitar di temukan beberapa prasasti, konon di ketahui candi ini diberinama Candi Panataran yang di perkirakan di bangun sekitar abad ke 12 M pada masa raja Srengga dan Wikramawardhana. Bentuk dari sistem bangunannya seperti Susunan Batu Andesity.

Baca Juga :  Kisah Lengkap Perang Banjar

3. Candi Gurah

candi gurah di temukan pada tahun 1957 yang letaknya di Gurah, kediri kira kira 2 KM dari Candi Tondowongso dan juga memiliki persamaan arca dengan candi tersebut yakni Arca brahma dan candi surya dan nandi dan jika di lihat dari arsitekturnya mirip dengan Candi Tondowongso, Candi Gurah Cuma berukuran 9m x 9m

4. Candi Mirigambar

Candi Mirigambar adalah yang terletak di desa mirigimbar tulung agung dan di lihat dari arsitekturnya candi ini di bangun sekitar tahun 1214 saka, karna material bangunannya sudah terbuat dari bata merah. Pada tahun 1965 salah satu petinggi desa magimbar menmonumenkan candi ini sehingga saat ini kita masih bisa mengunjunginya.

5. Candi Tuban

Candi Tuban ini adalah kisah yang tinggal sejarah karena saat ini hanya menyisakan reruntuhan dari bangunan Candi, dan saat ini sudah di tertimbun oleh tanah dan sudah termakan oleh usia dan waktu dan letaknya cuma berjarak 500M dari Candi Minigambar

6. Prasasti Kamulan

Prasasti Kamulan di bangun pada tahun 1194 M pada masa Raja Kertajaya yang konon menurut sejarah, prasasti kamulan ini berhubungan dengan berdirinya Kabupaten Trengalek 31 agust 1194

7. Prasasti Galunggung

Prasasti Galunggung berukuran 160x80x75 dan memakai sastra atau huruf jawa kuno yang salah satu tertulis disitu tahun pembuatannya 1123 saka, prasasti Galunggung ini terletak di rejotangan tulung agung, dan pada baguan prasasti ini terdapat semacam simbo berbentuk lingkaran dan terdapat persegi panjang di tengahnya dan terdapat juga beberapa gambar.

8. Prasasti Jaring

Prasasti Jaring di bangun 19 November 1181 saka dengan tujuan untuk menerangkan bahwa pengabulan permintaan penduduk yang belum sempat di laksanakan oleh Raja sebelumnya, dan prasasti ini di bangun oleh Senopati Sarwajala dan sinopati ini juga dikanal dengan nama Lembu Agra atau Macan Kuning.

9. Prasasti Panumbangan

Maharaja Bameswara membuat sebuah penetapan tentang Sima Swantantra (Bebas Pajak) yang akhirnya di buatkan Prasasti Panumbangan pada tahun 1120 Saka

10. Prasasti Talan

Prasasti ini di bangun sebagai tanda penetapan tentang masuknya Desa talan ke Panumbang dan prasasti ini di lengkapi pahatan atau ukiran Garudhamukalanca, dan prasasti Talan di bangun tahun 1136 M di desa Gurit, belitar

11. Prasasti Sirah Keting

Prasasti Sirah Keting di bangun untuk menghormati atau bentuk penghargaan kepada desa Sirah Keting yang telah berjasa membantu kerajaan kediri dalam berbagai aspek kerajaan pada masa Raja Jayawarsa

12. Prasasti Kertosono

Pada masa Raja Kameshwara membuat prasasti Kertosono yang mengisyaratkan tentang Keagamaan.

13. Prasasti Ngantang

Prasasti Ngantang Di bangun Pada masa Raja Jayabhaya pada tahun 1057 saka atau 1135 M di desa Ngantang, Malang

14. Prasasti Padelegan

Di bangun pada masa Raja Kameshwara pada tahun 1038 saka atau 11 januari 1117 M, ini adalah prasasti pertama pada kerajaan kediri, setelah masa pembagian kerajaan oleh Pemerintahan Raja Airlangga

15. Prasasti Ceker

Prasasti yang berisi tentang anugrah yang diberikan raja untuk penduduk Desa Ceker yang sudah mengabdi untuk kemajuan Kerajaan Kediri.

16. Kitab Kakawin Bharatayudha

Kitab Kakawin Bharatayudha adalah kitab karangan Mpu Sedah dan Mpu Panuluh yang sudah selesai di tulis pada tahun, 1079 saka atau 1157 M pada masa Raja Jayabaya yang berisikan tentang.
1. Perjuangan yang dilakukan oleh Raja Salya
2. Perjuangan yang dilakukan oleh Raja Jenggala,
3. Perjuangan yang dilakukan oleh Raja Jayabaya
Dan dalam Kisah sekarang di Kisahkan oleh para pemin film Mahabarata

17. Kitab Kresnayana

kitab kresnayana di tulis oleh Mpu Triguna yang isinya menceritakan perjalanan hidup Krisna yang kelak akan menikah dengan Dewi Rukmini yang di gelar Dwarwati

18. Kitab Sumarasantaka

Kitab Sumarasantaka di tulis oleh Mpu Monaguna yang menceritakan tentang sejarah bidadari kayangan yang di kutuk yaitu dewi Harini dan lalu tinggal di bumi sampai kutukan berakhir.

19. Kitab Gatotkacasraya

Kitab Gatotkacasraya ditulis Mpu Panuluh yang berisikan tentang kisah kepahlawanan dari Gatotkaca.

20. Kitab Smaradhana

Kitab Smaradhana ditulis Oleh Mpu Dharmaja yang menceritakan tentang kisah perjalanan Dewa Kama dan Dewi Ratih yang di lahirkan melalui mata ketiga dewa siwa pada saat dalam pertapaan.

22. Kitab Hariwangsa

Kitab Hariwangsa adalah suatu karya sastra Jawa Kuno yang menceritakan tentang kakawin Prabu Krisna yang menikah dengan Dewi Rukmini dan konon prabu krisna di percayai merupakan titisan dewa wisnu

Corak Kerajaan Kediri

Corak Kerajaan dari arsitektur bangunan dan prasasti kerajaan kediri adalah menggunakan corak agama Hindu dan Budha

Agama Kerajaan Kediri

Pada awalnya agama yang ada pada masa kerajaan Kediri adalah Kasiwaan karena agama ini termasuk agama resmi yang ada di kerajaan Kediri, lalu pada masa Pemerintahan Raja jayabaya mulai ada pergeseran ke agama Budha. tetapi ada juga sekelompok orang yang beragama lain seperti Hindu dan Kejawen bahkan ada juga animisme ( Sing Penting Eling)

Raja Terkenal Kerajaan Kediri

raja terkenal kerajaan kediri
Raja Raja Kerajaan Kediri

Menurut Sejarah raja pada kerajaan Kediri ini yang termasuk terkenal pada pada masa itu ada 8 masa pemerintahan, tapi pada masa Keemasannya Kerajaan kediri, Pada saat itu di masa Pemerintahan Raja Jaya baya. Inilah seikit Penjelasan 8 Raja Kerajaan Kediri.

1. Sri Jayawarsa

Menurut Sejarah Pada Masa Ini Membuat Prasasti Sirah keting (1104M)

2. Sri Bameswara

Masa ini banyak membuat Prasasti yang tersebar di daerah Kertosono dan tulung agung

3. Prabu Jayabaya

Pada masa ini Kerajaan Masuk dalam Tahap kejayaan atau Tahun Keemasan karena kepiawaiannya dalam memakmurkan rakyat dan strategi Kepemimpinannya dalam membuat lahan pertanian.

4. Sri Sarwaswera

Sejarah Mencatat pada masa ini Membuat 2 Prasasti yaitu Prasasti Padelegan II (1159 dan Prasasti Kahyunan (1161) dan raja ini salah satu raja yang sangat taat terhadap ajaran agama. bahkan menghargai antar umat beragama.

5. Sri Aryeswara

Sejarah Mencatat Pemerintahan Raja Sri Aryeswara adalah raja yang berkuasa dan membuat Prasasti Angin sekitar tahun 1171.

6. Sri Gandra

Sejarah Mencatat Pada Masa Pemerintahan Raja Sri Gandra dan pada masa ini membuat prasasti Jaring pada tahun 1181.

7. Sri Kameswara

Sejarah Mencatat pada masa ini raja membuat Prasasti Ceker 1182 dan kitab Kakawin Smaradhana. pemerintahannya sekitar tahun 1182 – 1185 M dan pada masa ini juga Mpu Dharmaja Menulis buku (kitab) Smaradhana dan masih banyak cerita rakyat lainnya. Seperti Dongen Cerita Rakyat Panji Semirang

8. Sri Kertajaya

Sejarah Mencatat Bahwa Pemerintahan Raja Sri Kertajaya pada tahun 1190 M – 1222 M yang dikenal dengan nama Dandang Gadis, dan pada masa ini roda pemerintahan tidak setabil di karenaka hubungannya dengan kaum Brahmana tidak baik.

Sumber Sejarah Kerajaan Kediri

1. Prasasti Sirah Keting (1104 M),
2. Penemuan Prasasti di Desa Tulungagung dan desa Kertosono, yang
diperkirakan 1117 – 1130 M
3. Prasasti Ngantang (1135 M)
4. Prasasti Jaring (1181 M)
5. Prasasti Kamulan (1194 M)
6. Berita Pedagang Asing
Berita Pedagan asing yang di himpun tentang Kerajaan kediri diperoleh dari berita berita di Cina. Berita Cina yang di maksud adalah kisah atau cerita dari pedagang cina yang pada saat itu melakukan perdagangan ke Kerajaan Kediri, salah satunya adalah Chu Fan Chi yang di tulis oleh Chu Ju Kua (1220 M). dan ada juga dari buku Ling Wai Tai Ta (1778 M) di tulis oleh Chu Ik Fei dan keduanya menuliskan kerajaan kediri pada abad 12 dan 13 M

Wilayah Kekuasaan Kerajaan Kediri

– Kerajaan Kediri (Panjalu)
– Kerajaan Jenggala atau Kahuripan,

Kerajaan Jenggala.- > Madiun ->> kemudian berkembang pesat mencakup wilayah Indonesia Timur. dan kemudian hingga pantai kalimantan lalu di ternate membuat kerajaan dibawah pemerintah kerajaan Kediri.

Runtuhnya Kerajaan Kediri

Pada masa Pemerintahan kertajaya terjadi tidak kesiambungan antara pemerintahan dengan kaum brahma, karena Raja Kertajaya Menggangap Dirinya adalah dewa dan parakaum brahmana mengganggap ini adalah pelanggaran agama dan raja tersebut memaksa agar rakyatnya menyembahnya layaknya seperti dewa.

Akhirnya sebagian kaum brahmana lari meminta bantuan dan perlindungan kepada raja Tumapel yang saat itu akuwunya adalah KEN AROK dan ken arok berhasil mengalahkan raja kertajaya pada tahun 1222 M.

Lalu Mulai saat itu Kerajaan Kediri bawah kepemimpinan Jaya katwang, Lalu pada tahun 1293 Pasukan tantara mongol bekerjasama dengan Pasukan Madura ( Raden Wijaya) yang dulu adalah raja singosari yang di taklukkan oleh jaya katwang membalas dendam. dan menyerang Kediri dan dalam pertempuran itu kalah. dan setelah itu tidak ada lagi kisah tentang kerajaan kediri.

Sahabat kisahsejarah.id, itu lah sekelumit kisah yang kami rangkum dalam postingan kali ini mudah mudahan ada manfaat. Waulohu’alam

Download : Citra Wanita Dalam Hikayat Panji Semirang Melayu