Masa kejayaan Kerajaan Demak

Kerajaan Demak

Posted on

Kisahsejarah.id, banyak peristiwa penting kerajaan demak yang bisa kita pelajari, pada potingan kali ini kita akan membahas tentang Masa kejayaan Kerajaan Demak atau juga di kenal dengan ke Kerajaan Islam di nusantara.

Sejarah Singkat

Demak adalah kadipaten yang pada waktu itu di bawah kekuasaan Kerajaan Majapahit, Dan pada masa itu, kerajaan Majapahit sedang di landa, krisis, kadipaten Demak melepaskan diri dari Majapahit dan menjadi Kerajaan sendiri, Raja pertama Kerajaan Demak adalah Raden Patah. ( Murid Sunan Ampel )

Baca Juga : Kisah Runtuhnya Kerajaan Tarumanegara


Raja Terkanal di Demak

Ada banyak Raja-Raja yang Terkenal pada masa Kesulthanan Demak di antaranya :

Raden Patah

Dari sebagian besar riwayat Raden Patah adalah keturunan terahir dari Kerajaan Majapahit yaitu Raja Brawijaya dengan permaisurinya dari negeri Campa.

Senopati Jombang Ngabdurrahman dari Palembang Sayidin Palembang Panatagama memberikan gelar Kepada Raden Patah.Nama tersebut muncul karena Raden patah lahir di palembang

Demak di pimpin Raden Patah awal berdiri tahun 1475 sampai turun tahta 1518 Masehi.kurang lebih 43 tahun.

Baca Juga : Peninggalan Kerajaan Kutai

Pati Unus

Setelah Raden Patah Maka Kerajaan Demak di pimpin oleh Raden Pati Unus at Demak di pimpin Raden Patah awal berdiri tahun 1475 sampai turun tahta 1518 Masehi.kurang lebih 43 tahun. au lebih di kenal juga denagn sebutan Raden Sabrang Lhor. Atas kemenangannya memimpin pasukan armada laut melawan Portugis.

Pati Unus Menjadi Sulthan Di Demak Hanya tiga Tahun dan menyerahkan Kerajaan tersebut kepada adiknya yaitu Sulthan Trenggono.

Sulthan Trenggono

Raja Demak yang paling besar adalah Sulthan Trenggono dan beliau naik tahta dari kakaknya Pati Unus pada tahun 1521 Masehi dan atas keberhasilannya merebut Sunda Kelapa dari Portugis beliau di beri Gelar SULTHAN.

Sulthan Trengono juga memperluas kekuasaanya dengan menundukan kerajaan Hindu dan Budha yang ada di tahan Jawa di bawah kekuasaan Demak.

Baca juga : Peninggalan Kerajaan Singasari

Untuk mengendalikan Kekuasaannya Sulthan Trenggono menikahkan putrinya dengan Bupati madura dan juga menikahkan putrinya dengan bupati Pengging(Joko Tingkir). Dan Sulthan Terngono terbunuh dalam peperangan Pasuruan pada tahun 1546M.

Sunan Prawoto

Raden Mukkmin atau lebih di kenal dengan gelar Sunan Prawoto naik tahta setelah terjadi perselisihan antara Raden Mukmin dan Pangeran Surowito dan Pangeran terbunuh yang menurut cerita setelah pulang dari sholat Jumat.

Dan masa pemerintahan Sunan Prawoto hanya berjalan satu tahun. Karena Arya Panangsang membalas dendam dan ahirnya Sunan Prawoto meninggal.

Arya Panangsang

Di pimpinnya Kerajaan Demak oleh Arya Panangsang maka banyak wilayah di bawah kekuasaan demak yang memberontak, Sehingga Arya Panangsang terbunuh di tangan Adipati Panjang atau lebih di kenal dengan Nama Joko Tingkir pada Tahun 1554M.


Masa Kejayaan

Pada masa kejayaan Kerajaan Demak dapat di lihat dari luasnya wilayah, Perkembangan Ekonomi dan Budaya terlebih Pesatnya perkembangan ISLAM di tanah jawa. Dam berikut adalah Kejayaan Demak tersebut

Luas Wilayah Demak

Banjar, Palembang, Maluku dan bagian Utara Pulau Jawa semuanya adalah bagian dari kekuasaan Kerajaan Demak. Pada saat di Pimpin oleh Sulthan Trenggono Demak berhasil menduduki daerah Jawa Timur seperti Tuban, Madura, Madiun, Surabaya, Pasuruan, Kediri, Malang dan Blambangan.

Ekonomi

Salah satu peran penting dalam perdagangan anta pulau di Indonesia adalah Demak. Untuk ekspor Demak adalah Lilin, Madu. Kegiatan Ekonomi di tunjukan adanya dengan Pelabuhan Khusus untuk perdagangan yaitu terletak di antara Bonang, Demak, Kemudian untuk aktifitas Militer yang sering di gunakan adalah Pelabuhan Teluk Wetan, Jepara.

Budaya

Kerajaan Demak sangat rukun dalam menjalin kehidupan sehari-hari, Karena selain Rajanya yang Arif dan Bilajksana, Kerajaan Demak juga di dukung oleh para Wali Songo, metode Akulturasi kebudayaan Hindu dan Budha disatukan agar para penganut agama dapat hidup rukun dan saling menghormati. Itulah Budaya yang ada di Demak hingga saat ini.


Peninggalan Kerajaan Demak

Ada banyak bukti peninggalan bersejarah Kerajaan Demak yang sampai sekarang masih ada dan di antaranya adalah :

Masjid Agung Demak

Yang paling terkenal adalah Masjid Demak yang di bangun pada tahun 1479 Masehi, Dan sampai sekarang masih berdiri kokoh, Bangunan ini menjadi salah satu bukti bahwa penyabaran agama Islam di tanah Jawa dan untuk lebih detailnya anda bisa berkunjung langsung ke Masjid Demak.

Pintu Bledek

Pada tahun 1466 Pintu Bledek adalah pintu utama Masjid Demak yg di buat oleh Kiyai Ageng Selo. Pintu Bledek sendiri menurut bahasa indonesia adalah Pintu Petir, konon di kisahkan bahwa pintu itu dapat menagkal petir itu di karena kan kesaktian kiyai Ageng Selo.

Soko Guru (Tiang Soko Guru)

Masjid Demak memiliki 4 soko guru yang berdiri kokoh, Dan soko guru tersebut di buat oleh Kanjeng Sunan Kalijogo. Dengan karomah beliau soko guru tersebut di buat dari Tatal kayu sisa pembangunan Masjid Agung Demak. Dan sampai saat ini soko Guru tersebut masih ada dan tersimpan rapih.

Beduk

Peninggalan yang sangat bersejarah antara lain adalah Beduknya, Pada masa itu, Alat ini di gunakan untuk memanggil Masyarakat berkumpul melaksanakan Sholat Lima Waktu. Dan masih banyak lainnya.

Sumber Sejarah

Kerajaan Islam pertama di pulau jawa adalah Demak, Kerajaan ini berdiri setelah Kerajaan Majapahit Runtuh, Kerajaan Demak di pimpin oleh Raden patah yang konon ceritanya adalah masih keturunan Majapahit, Dan sebagai Kerajaan Islam pertama tentunya sangat penting untuk Generasi sekarang.

Di riwayatkan di versi yang lain bahwa Raden patah adalah Anak adipati palembang ( Aryo Damar ) Aryo Damar adalah ayah tiri dari raden patah dan masih banyak lagi kisah tentang Raden Patah, Di lain kesempatan Saya Akan Menulis Tentang Perjalanan Raden Patah dan kisah kerajaan islam pertama di jawa

Demikian Kisah Sejarah yang dapat saya tuliskan dan semoga bermanfaat. aamiin

Artikel Terkait :

saya adalah seorang penulis dan terus ingin terus belajar, agar bisa menjadi penulis yang baik dan dapat bermanfaat untuk orang lain.